Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Monday, July 1, 2013

Tugas utama CIO

Di zaman inovasi dan informasi sekarang ini keberhasilan sebuah perusahaan bergantung pada penggunaan Information System and Information Technology (IS/IT). Perusahaan pun wajib memiliki manajer eksekutif dalam bidang sistem informasi. Di Amerika dan Eropa eksekutif ini dikenal sebagai Chief Information Officer (CIO), yang langsung bertanggung jawab kepada Chief Executive Officer (CEO).

Kalau dengan format Perusahaan Terbatas (PT) di Indonesia, CIO kurang lebih setara dengan Direktur yang bertanggung jawab kepada Presiden Direktur. Di dalam buku “Information System Management in Practice”, Ralph Sprague beserta rekannya Barbara McNurlin menjabarkan bahwa setidaknya ada lima tugas utama CIO di sebuah organisasi. The Five Resposibilities of CIO :
  1. Understand the business (Memahami Bisnis)
  2. Establish credibility of the system department (Membangun Citra Divisi)
  3. Increase the technological maturity of the firm (Meningkatkan mutu penggunaan teknologi)
  4. Create a vision of future and sell it (Mencanangkan visi)
  5. Impelent an information system architecture (pengembangan sistem)

Pentingnya CIO dalam Bisnis

Chief Information Officer atau disingkat CIO adalah jabatan eksekutif yang bertanggung jawab terhadap keberlangsungan informasi untuk mendukung organisasi. CIO bertanggung jawab langsung dengan Chief Executive Officer (CEO). Sedangkan posisi lain yang sejajar dengan CIO adalah :
1. Chief Operational Officer (COO), bertanggung jawab terhadap produksi
2. Chief Marketing Officer (CMO), bertanggung jawab terhadap penjualan
3. Chief Financial Officer (CFO), bertanggung jawab terhadap keuangan.
4. Chief Technologi Officer (CTO), bertanggung jawab kepada infrastruktur.

Perubahan peran eksekutif dulu hingga sekarang.
1. Era Industri. Pada awal abad 20 ketika dimulai revolusi industri, persaingan perusahaan dipengaruhi oleh penggunaan mesin. Saat itu masih banyak perusahaan yang menggunakan tenaga manusia, sehingga kapasitas produksinya terbatas. Keunggulan akan didapatkan oleh perusahaan yang menggunakan mesin. Sehingga keberhasilan sebuah perusahaan dipengaruhi oleh peran Chief Operational Officer (COO). Pada era ini banyak sekali COO yang akhirnya menjadi CEO.

2. Era Penjualan. Ketika akhirnya semua perusahaan menggunakan mesin, maka pembedanya adalah bagaimana cara mereka memasarkan barang, sehingga mudah diterima konsumen. Keberhasilan sebuah perusahaan dipengaruhi oleh peran Chief Marketing Officer (CMO). Pada era ini banyak sekali CMO yang akhirnya menjadi CEO.

3. Era Diversifikasi & Kolaborasi. Ketika perusahaan telah maju mereka pun membuat unit bisnis baru, misalnya perusahaan mobil ikut bermain di properti, konveksi, sepatu, atau keuangan.  Contoh di Indonesia adalah Pt. Sinar Mas, awalnya mereka bermain di industri minyak sawit, sekarang mereka buka unit usaha Bank, Asuransi, dsb. Banyak sekali perusahaan yang ikut terjun di bisnis finansial agar bisa mengelola dana segar untuk mendukung bisnis mereka.

Dalam mengelola bisnis finansial dan mengatur banyak unit usaha, maka keberhasilan sebuah perusahaan dipengaruhi oleh Chief Financial Officer (CFO). Pada era ini banyak sekali CFO yang akhirnya menjadi CEO.

4. Era Informasi. Informasi menawarkan keunggulan yang luar biasa, siapa yang menguasai informasi mereka bisa menguasai pasar. Perusahaan mampu mengetahui kebutuhan dari pelanggan berdasar history dan profil pelanggan, lalu menawarkan barang yang diinginkan. Perusahaan tidak perlu repot2 menyimpan barang di toko, karena pelanggan bisa memesan dari rumah, dst. Perusahaan dapat mengetahui kebutuhan pasar dari survey dan teknik perkiraan berdasar bantuan komputer. Pada era ini keberhasilan sebuah perusahaan dipengaruhi oleh peran CIO.

5. Era Inovasi & Strategi. Ketika Information System and Information Technology (IS/IT) sudah semakin murah dan dapat diakses oleh semua perusahaan, maka pembedanya bukan lagi penggunaan IS/IT, tapi bagaimana agar IS/IT dapat menjadi competitive advantage sebuah perusahaan. Dan pada era ini, peran CIO makin tak tergantikan dalam peran strategis dalam bisnis. Banyak sekali CIO yang akhirnya menjadi CEO. Contohnya adalah CEO Bank Mandiri, CEO Telkom, dan CEO Telkomsel.


Dari data tahun 2012, dilaporkan bahwa perusahaan terkaya di dunia adalah perusahaan telekomunikasi dan informasi dari Mexico. Google, Yahoo, Facebook adalah contoh lain dari perusahaan raksasa yang berhasil karena informasi. Dan banyak sekali laporan bagaimana sebuah perusahaan menjadi besar karena pengelolaan IS/IT yang baik.

Peran CIO dalam sebuah perusahaan adalah menyelaraskan fungsi IS/IT terhadap strategi bisnis. Menjadikan IS/IT sebagai enabler strategi, bahkan menjadikan IS/IT sebagai competitive advantage perusahaan.

Anda berminat menjadi CIO?